Long Lost (Yang Lama Hilang)_Harlan Coben

Myron yang pada awalnya berkencan dengan Terese tidak mengetahui bahwa dia akan terlibat kedalam labirin kasus yang rumit. Kasus yang awalnya melibatkan Terese yang disangkan sebagai pembunuh mantan suaminya, Rick Collins. Kasus dimulai dengan telepon dari Terese yang menginginkan Myron untuk datang menemuinya di Paris. Myron yang rindu pada Terese setelah 10 tahun tidak bertemu, akhirnya memutuskan untuk pergi menemuinya.

Helaian rambut pirang dan tetesan darah yang terdapat di dekat jenasah Rick Collins, mulai diselidiki oleh Berleand polisi Paris yang sedang menangani masalah ini. Hasil tes DNA yang dilakukan dari bukti itu pun menunjukkan bahwa darah yang menetes itu dari seorang anak gadis yang kira-kira berumur 17 tahun.

Myron dan Win yang mengira itu rambut Miriam, anak Terese yang telah meninggal 10  tahun lalu pun, mulai menggali makamnya. Hasil penggalian itu, Myron dan Win mengambil sedikit tulang Miriam, untuk dilakukan tes dna guna memastikan bahwa yang ada di dalam kuburan itu benar-benar jenasan Miriam. Setelah ditunggu beberapa hari hasilnya pun positif, tulang itu benar milik Miriam.

Masalah menjadi semakin rumit, karena dugaan diawal salah. Berleand meminta Myron untuk mengakhiri kasus itu, karena kasus yang Myron sedang selidiki itu melibatkan Matar, teroris yang paling berbahaya. Tetapi Myron tidak peduli dengan perintah Berleand. Myron yang dibantu Win dan Esperanza mulai mencari gadis berambut pirang itu. Pencarian pertama dilakukan ke sekolah Carrie (nama anak berambut pirang itu), dengan bermodalkan foto yang didapatnya dari studio foto. Ada beberapa anak yang mengenali foto Carrie itu, hingga mempertemukan Myron dengan seorang pemuda yang pernah dekat denngan Carrie. Pemuda yang awalnya takut karena trauma dengan kejadian itu mulai menceritakan awal pertemuannya dengan Carrie. Perbincangan itu diakhiri dengan menanyakan alamat Carrie, dengan berat hati pemuda itu pun memberi tahu alamat Carrie.

Mario teman dekat Rick di CNN sebelum meninggal ia mengatakan, Rick sedang menangani kasus yang berhubungan dengan Yayasan Save The Angels. Dengan informasi tersebut Myron yang dibantu Esperanza dan Win mulai menyelidiki semua yang berkaitan dengan yayasan tersebut. Myron mulai mencari tahu informasi yang berkaitan dengan yayasan itu, pencarian pertama yang ia lakukan dengan bantuan internet. Di dapatnya situs Yayasan Save The Angels, halaman itu berbicara dengan hidup, kasih, dan tuhan. Yayasan yang mempunya motto anti aborsi itu, mempunyai beberapa janin beku. Janin-janin itu didapat dari wanita yang melakukan aborsi. Janin itu dapat diadopsi oleh wanita yang mempunyai masalah dengan keturunan. Dalam situs itu pun terdapat gambar rumah yang berada jauh dari pemukiman penduduk, daerah yang tidak disebutkan.

Dengan keinginan yang kuat Myron ditemani Berleand mengunjungi alamat yang diberikan oleh pemuda teman Carrie itu. Tetapi sesampainya di sana, tidak terdapat rumah meainkan hanya ladang yang diberi pagar dan bertuliskan dilarang masuk. Myron lalu menghubungi Esperanza dan memintanya untuk mencari tahu di internet apakah ada rumah di daerah itu. Tidak lama Esperanza mengabarkan bahwa ada satu rumah, yang letaknya di dalam pagar dilarang masuk itu. Tidak menunggu lama Myron dan Berleand pun mulai memasuki pagar itu.

Myron kaget dengan rumah yang dilihatnya itu, pasalnya rumah itu mirip dengan gambar yang dilihatnya di situs Yayasan Save The Angels beberapa hari lalu. Tiba-tiba Esperanza mengirimkan email kepada Myron, email yang berisikan foto Dr.Jimenez, sponsor dari Yayasan Save The Angels. Melihat foto itu myron kaget dan tidak percaya, itu foto Matar, jadi selama ini matar mempunyai nama samaran. Dari tempat ia berdiri, Myron dan Berleand mendengar suara tembakan. Tak lama kemudian beberapa orang pria dengan ikat kepala hijau mulai berdatangan. Berleand yang tertangkap langsung dibunuh. Myron yang merhasil mengelabui pria-pria itu langsung memasuki rumah itu. Di dalam rumah itu ia melihat beberapa wanita yang sedang mengandung, tetapi ia tidak melihat gadis yang dicarinya (Carrie). Tak lama Win datang dan memberi tahu bahwa Terese dan Carrie sudah pergi.

Myron akhirnya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Wanita-wanita yang ditemuinya dirumah itu bukanlah para ibu, melaikan inkubator (pembawa janin). Janin beku yang ada di Yayasan Save The Angels itu disimpan pada rahim para wanita itu, selanjutnya setelah dilahirkan kelak anak-anak itu menjadi pengikut Matar. Begitu juga dengan Carrie, beberapa tahun lalu Terese menyimpan janinnya di sebuah rumah sakit, janin yang dimaksudkan untuk menolongnya jika ia ingin mempunyai anak lagi.

Terese yang merasa sangat senang dapat bertemu anaknya, yang secara biologis merupakan anak dari Terese dan Rick Collin, walaupun Terese tidak mengandung dan melahirkannya. Terese juga menceritakan bahwa darah Carrie yang ditemukan di dekat jenasah Rick, bukan karena Carrie yang membunuh melainkan karena Carrie mencegah matar membunuh ayahnya. Terese mengucapkan terima kasih kepada Myron yang telah menemukan anaknya itu, dan mengatakan bahwa ia akan merawat Carrie dengan sebaik-baiknya.

Cerita misteri yang menegangkan dan akhir yang tidak dapat ditebak, membuat novel long lost ini layak untuk dibaca. Menceritakan teknologi yang dapat menghidupkan kembali seorang anak yang telah lama mati dan menjadikannya pribadi yang sama sekali berbeda.

Amanat yang terkandung dalam novel ini adalah :

  • Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan, selesaikan masalahnya sampai tuntas baru dapat menarik kesimpulan.
  • Perkembangan teknologi yang semakin maju tidak seharusnya disalah gunakan untuk hal yang merugikan.
  • Jangan mudah putus asa, karena sesungguhnya kesabaran membawa nikmat di kemudian hari.
  • Melarikan diri bukanlah cara yang tepat dalam menyelesaikan masalah, melainkan diselesaikan secara tuntas adalah caranya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s