Etika Fotografi

Dalam segala hal etika sangatlah penting, termasuk dalam masalah fotografi. Banyak fotografer dengan sengaja mangambil bahkan menyebarkan foto orang tidak menggunakan etika. Dan itu akan berakibat merugikan bagi orang yang menjadi korban.

Kebanyakan yang menjadi korbannya adalah para selebriti. Misalnya saja kasus foto pribadi seorang artis yang tersebar luas di dunia internet, padahal artis tersebut mengaku tidak pernah mengambil foto tersebut. Itu membuktikan sang fotogafer mengambil diam-diam foto sang selebriti tersebut tanpa sepengetahuannya, dan seharusnya foto tersebut tidak beredar kepada khalayak, mungkin karena sifatnya yang dianggap pribadi.

Ada beberapa etika yang harus dipenuhi oleh seorang fotografer dalam mengambil sebuah foto :

  1. meminta izinlah kepada orang yang akan di ambil fotonya
  2. sampaikan maksud dari pengambilan foto tersebut
  3. diskusikan konsep yang akan digunakan
  4. tunjukan hasil foto yang telah diambil
  5. publikasikan hasil foto tersebut bersamaan dengan informasi yang sewajarnya (tidak dilebih-lebihkan atau dikurang-kurangkan)

Dengan adanya komunikasi antara fotografer dengan orang yang akan diambil fotonya menjadi hal penting, guna mengurangi kesalahpahaman dan hal-hal yang akan merugikan keduanya.

Hasil foto yang baik adalah foto yang mengandung etika, bukan hanya yang akan menguntungkan salah satunya saja, begitu pula untuk sang fotografer.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s