Perseteruan DPR dan KPK

Perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan DPR semakin memanas. Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Fahri Hamzah, pada rapat konsultasi antara DPR, Polri, Kejaksaan, dan KPK, secara lantang ingin membubarkan KPK.

Hal ini berawal dari ketidakpuasan Fahri akan kerja KPK yang terkesan tertutup dalam pemeriksaan Pimpinan Badan Angraran (Banggar) DPR.

“Lebih baik KPK dibubarkan, karena tidak percaya institusi superbody dalam demokrasi. Tidak boleh ada institusi superbody yang sistemnya tertutup dalam demokrasi. Prinsip kerja dalam demokrasi adalah open system,” kata Wakil Ketua Komisi Hukum DPR itu.

Tidak seharusnya statment seperti itu terucap hanya karena KPK belum siap untuk membukanya. Beberapa kasus memang KPK lamban dalam penanganannya misalnya Century, tapi mereka tetap konsisten dalam menjalankan tugasnya. Itu membuktikan bahwa KPK masih dibutuhkan dalam penanganan korupsi di negara ini. KPK memang lembaga yang dibentuk untuk memberantas korupsi, tapi pemberantasan korupsi seharusnya menjadi tanggung jawab bersama.

Membubarkan KPK ?, lalu siapa yang menangani korupsi di DPR ?, jangan-jangan mereka yang berniat membubarkan KPK hanya ingin menutupi kesalahannya. Kalau KPK berniat untuk dibubarkan, DPRnya jangan ada yang korupsi dong.

Sudah seharusnya sebagai lembaga tinggi negara yang dipercayai rakyat, DPR dan KPK bersikap saling mendukung. Rakyat menunggu hasil kerja bukan hasil debat yang tidak ada akhirnya.

 

Reff :

http://berita.liputan6.com

http://politik.vivanews.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s