Bahaya kanker serviks menghantui anda ,,

Tahukah anda ?,  data menunjukkan bahwa kanker serviks merupakan kanker pembunuh perempuan teratas di Indonesia.

Kanker serviks atau biasa disebut kanker leher rahim merupakan tumbuhnya sel-sel abnormal pada serviks atau leher rahim. Kanker serviks umumnya terjadi pada perempuan dalam rentang usia 30 hingga 50 tahun, yaitu pada saat puncak reproduktif perempuan, sehingga akan menyebabkan gangguan kualitas secara fisik, kejiwaan dan kesehatan seksual.

Faktor pendukung timbulnya kanker serviks :

1.     Menikah pada usia muda (pertama kali berhubungan seksual)

2.    Kehamilan yang sering

3.    Merokok

4.    Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang

5.    Penyakit menular seksual

Kebanyakan infeksi HPV (Human Papilloma Virus) berlangsung tanpa menimbulkan gejala. Namun, jika dilakukan pemeriksaan skrining dapat ditemukan adanya sel-sel serviks yang abnormal. Bila kanker sudah mengalami progresifitas maka akan timbul gejala seperti :

–      Pendarahan dari liang sanggama

–      Timbulnya keputihan yang bercampur darah dan berbau

–      Nyeri pinggul dan gangguan atau bahkan tidak bisa buang air kecil

Dalam perkembangannya terdapat cara-cara dalam pencegahan terjadinya kanker serviks yang dikategorikan menjadi dua kelompok yaitu :

–      Pencegahan primer : Vaksinasi

Melalui vaksinasi diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab utama terjadinya kanker serviks. Selain itu, vaksinasi juga dapat memberikan perlindungan silang terhadap infeksi HPV lainnya.

Vaksinasi sebaiknya diberikan sedini mungkin, menunda vaksinasi berarti menempatkan diri pada resiko terkena infeksi dan menunda kesempatan perlindungan yang dapat diberikan oleh vaksin.

–      Pencegahan sekunder : Pap Smear

Pap Smear atau Inspeksi Visual Asetat (IVA) ditujukkan bagi mereka yang telah berhubungan seksual.

Tindakan yang dapat dilakukan bila sudah terkena kanker serviks, antara lain :

  • Tindakan bedah (surgical treatment)
  • Radioterapi
  • Kemoterapi dan
  • Terapi paliatif (yang lebih difokuskan pada peningkatan kualitas hidup pasien)

Tindakan pengobatan atau terapi sangat bergantung dari sejauh mana stadium kanker serviks saat didiagnosis.

Jadi, jangan tunda hubungi dokter bila anda menemui gejala tersebut. Sebab setiap perempuan berisiko terkena infeksi HPV penyebab kanker serviks dalam masa hidupnya, tanpa memandang usia dan gaya hidupnya.

 

Referensi:

www.cancer.gov

http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/237-kanker-serviks-leher-rahim-pembunuh-wanita.html

http://www.kankerserviks.com/

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s