Kerangka Skripsi

Bagian Utama mengandung 5 (lima) buah bab, yang secara berturutan berisi tentang pendahuluan, tinjauan pustaka, cara penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan dan saran, dan ringkasan.

Bab 1   Pendahuluan

Secara garis besar, bagian pendahuluan berisi seperti berikut:

a. Latar belakang

Isinya hampir sama dengan yang tercantum pada proposal penelitian skripsi, dengan tambahan-tambahan sebagai perluasan. Jadi, bagian ini juga berisi perumusan masalah, keaslian penelitian, dan manfaat yang diharapkan.

b. Tujuan penelitian

Pada prinsipnya sama seperti yang disajikan pada proposal penelitian.

Untuk keseragaman, isi bagian ini perlu disusun dengan struktur seperti berikut:

1.1     Latar Belakang

1.2     Perumusan Masalah

1.3     Tujuan Penelitian

1.4     Manfaat Penelitian

1.5     Pertanyaan Penelitian/Definisi Operasional

1.6     Sistematika Penulisan

 

Bab 2     Tinjauan Pustaka

Pada prinsipnya sama seperti yang dicantumkan dalam proposal penelitian namun lebih dikembangkan lagi sehingga dukungan teori, prinsip, dan landasan ilmiahnya lebih kuat lagi. Jika perlu Hiposkripsi dapat ditempatkan pada bab 2 ini.

 

Bab 3   Metodologi Penelitian

Menjabarkan tentang teknis pelaksanaan penelitian mulai dari alat dan bahan penelitian, disain penelitian, dan proses yang terjadi. Struktur pada bab ini adalah seperti berikut:

3.1     Alat dan Bahan Penelitian

3.2     Desain Penelitian

3.3     Instrumen Penelitian

3.4     Implementasi

Ketiga bagian yang pertama pada prinsipnya sama seperti pada proposal skripsi. Adapun yang terakhir (kesulitan-kesulitan) dimaksudkan agar para peneliti yang hendak melakukan penelitian sejenis terhindarkan dari hal-halyang tidak menyenangkan yang pernah terjadi. Contoh kesulitan adalah kesulitan dalam mengintegrasikan dua atau lebih perangkat lunak dalam satu paket. Kesulitan yang bersifat subyektif seperti minimnya ketersediaan waktu penelitian atau kesulitan dalam pemrograman tidak boleh dimasukkan.

 

Bab 4   Hasil Penelitian dan Pembahasan

Menjabarkan hasil penelitian yang telah dilakukan beserta analisisnya. Secara garis besar, isi bab ini adalah seperti berikut:

4.1     Hasil Penelitian

Bagian ini berisi uraian rinci tentang hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan. Deskripsi hasil penelitian dapat diwujudkan dalam bentuk daftar, grafik, atau bentuk-bentuk lain yang representatif. Hasil penelitian perlu disampaikan sejelas mungkin. Dengan demikian,bagian ini tidak hanya berisi deskripsi kuantitatif saja (gambar, diagram, dan sebagainya), tapi juga uraian kualitatif yang menjelaskan tentang temuan-temuan tersebut. Jika ada lebih dari satu temuan, maka perlu ada suatudeskripsi logis yang menghubungkan satu temuan dengan lainnya, untuk membentuk sebuah hasil yang utuh. Prinsip di atas juga berlaku untuk penelitian pengembangan. Pada bagian ini dapat disampaikan implementasi dari sistem yang dibangun. Deskripsi dapat dimulai dengan penjelasan tentang produk pengembangan secara umum (tinjauan morfologis), kemudian diikuti dengan penjelasan tiap-tiap aspek yang relevan. Sebagai contoh, dalam pengembangan sistem informasi, deskripsi tentang “sistem” mengawali uraian yang lebih rinci tentang struktur basis data, jaringan komputer, arsitektur program, dan detil-detil proses pengolahan data. Bila cakupan hasil penelitian cukup luas, maka bagian ini dapat dipecah menjadi subbab-subbab yang lebih kecil.

4.2     Pembahasan

Pada dasarnya bagian ini berisi analisis tentang bagaimana hasil penelitian dapat menjawab pertanyaan yang melatarbelakangi penelitian ini. Bagian ini memberikan kesempatan bagi peneliti untuk menjelaskan hasil-hasil penelitian, dan jika diperlukan peneliti dapat memberikan penekanan-penekanan (stressing) pada aspek-aspek yang dianggap penting dalam konteks pertanyaan yang dihadapi oleh penelitian ini. Dalam proses pengumpulan hasil penelitian (atau selama proses pengembangan sistem), biasanya peneliti akan memperoleh ide-ide baru yangberhubungan dengan hasil penelitian (atau aspek-aspek pengembangan). Ide-ide ini yang kemudian perlu dirangkai dan diuraikan keterkaitannya dengan hasil penelitian yang diperoleh. Diskusi seputar relevansi, kegunaan, dan keterbatasan penelitian inilah yang menyusun bagian Pembahasan.

 

Bab 5 Kesimpulan dan Saran

5.1     Kesimpulan

Kesimpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkandari hasil penelitian dan pembahasan. Butir-butir kesimpulan betul-betulmuncul dari penelitian yang dilakukan, bukan berupa pernyataan yang bersifat generik.

5.2     Saran

Saran dibuat berdasarkan pengalaman dan pertimbangan peneliti. Saran juga harus secara langsung terkait dengan penelitian yang dilakukan. Tujuan dari saran adalah memberikan arahan kepada peneliti sejenis yang ingin mengembangkan penelitian lebih lanjut. Khusus untuk penelitian yang ditujukan untuk menganalisa suatu institusi, saran dapat berupa rekomendasi terhadap perusahaan.

 

 

Reff :

http://www.scribd.com/doc/78103795/16/Kerangka-Skripsi

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s